Ciri Warung Sembako Pakai Penglaris

Ciri Warung Sembako Pakai Penglaris

Ciri warung sembako pakai penglaris – Persaingan dalam bisnis merupakan hal yang wajar. Persaingan ini adalah hal yang positif karena akan menguntungkan konsumennya. Akan ada persaingan harga, kualitan, pelayanan yang akan menarik konsumen untuk membeli.

Namun apa yang terjadi jika persaingan yang terjadi dilakukan dengan cara yang tidak sehat?

Cara yang tidak sehat ini adalah dengan menggunakan jalan mudah, yaitu bantuan jin dan ilmu hitam. Biasanya toko yang mengguanakan cara cepat dibantu ilmu sihir dan sejenisnya ini memiliki ciri khusus.

Dan Mbak Widri sebagai konsultan spiritual akan membahasnya dalam tulisan ini. jadi jangan lewatkan tulisan ini.

Selain karena alasan persaingan usaha, para pelaku juga bertujuan untuk meraup laba sebanyak mungkin. Karena dipercaya toko yang menggunakan ilmu sihir didalamnya akan laris dan didatangi banyak pembeli.

Pelarisan ini banyak sekali macamnya mulai dari menggunakan jin penglaris, jimat penglaris, bahkan ada juga yang menggunakan pesugihan. Namun semua ini sangat berbahaya, karena setiap hasil besar pasti ada mahar yang harus dibayar.

Istilah lainnya adalah tumbal!

Tumbal ini bisa bermacam-macam mulai dari sesajen, darah hewan, bahkan sampai nyawa manusia yang harus dikorbankan.

Kembali ke pembahasan awal, dijelaskan oleh Mbak Widri bahwa untuk melihat apakah toko menggunakan pelarisan apa tidak, bisa dilihat dari ciri ciri dibawah ini.

Ciri Warung Sembako Pakai Penglaris

Berikut tanda-tandanya :

1. Selalu ingin mampir

Rasa yang selalu ingin singgah ke toko tersebut, meskipun dari rumah memiliki tujuan toko yang berbeda. Ini dikerenakan jin penglaris selalu menarik orang yang melalui toko tersebut.

2. Selalu nampak menarik

Apa yang dipajang di toko tersebut selalu menarik dimata pembeli. Sehingga ingin selalu singgah ke toko tersebut, meskipun niat awal tidak ingin membeli.

3. Terlihat biasa jika sudah dirumah

Barang yang awalnya terlihat menarik di toko ketika dibawa pulang rasanya biasa saja. Sama seperti yang lainnya. Bahkan pembeli akan kecewa padahal tidak terlalu butuh barang yang dibelinya.

Seperti dibutakan ketika di toko, jadi rasanya ingin membeli ini dan itu padahal tidak terlalu butuh.

4. Ada benda / jimat yang dipasang di toko

Jika tidak digantung maka benda (jimat) ini biasanya akan diletakkan disuatu tempat. Pada umunya ada di laci tempat menaruh uang.

Demikianlah yang bisa saya sampaikan, jangan langsung menghukum jika belum ada buktinya.

Semoga bermanfaat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat